All for Joomla All for Webmasters
Connect with us

Seputar Sumatera

Bendera China Kedapatan Berkibar di Merah Mata Banyuasin

Banyuasin I

Bendera China Kedapatan Berkibar di Merah Mata Banyuasin

Banyuasin I, Banyuasinonline.com –   Setelah menerima laporan dari warga setempat Koramil 401-07/Mariana langsung ke TKP dan menurunkan secara paksa bendera berkebangsaan China yang berkibar tersebut.

Informasi yang dihimpun, bendera China tersebut berkibar di dermaga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) milik PT Asri Gita di Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Jumat (20/1) sekitar pukul 10.00 Wib.

Kapolres Banyuasin, AKBP Andre Sudarmadi membenarkan pengibaran bendera asing di wilayah hukumnya. Hal ini berdasarkan laporan anggota TNI yang masuk ke pihak kepolisian.

“Benar, kemarin anggota TNI menemukan bendera China dikibarkan di perusahaan asing, itu sudah diganti dengan bendera Indonesia,” ungkap Andre, Sabtu (21/1).

Serka Roni, Anggota Babinsa Koramil Mariana yang menerima laporan warga langsung mendatangi lokasi dan memang benar menemukan bendera China yang berkibar bahkan, Tak hanya satu titik, pengibaran bendera China juga ditemukan di kantor perusahaan milik asing itu bahkan tingginya sejajar dengan bendera Indonesia.

Kepala Penerangan Korem 044/Gapo, Mayor Inf Aris Barunawan menyatakan, Satpam PT Asri Gita Prasarana didampingi Babinsa Serka A Roni dari Koramil 401-07/ Mariana yang menurunkan bendera negara China tersebut.

“Dandim Muba Letkol CZI Mulyadi melaporkan ke Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo SIP, setelah mendapat laporan Babinsa Serka A Roni dari Koramil 401-07/ Mariana,” ujarnya.

Serka Roni sangat paham sekali kejadian tersebut sangat melanggar aturan, ia pun berkoordinasi dengan humas perusahaan untuk menurunkan bendera yang dimaksud. Akhirnya, Serka Roni dibantu sekuriti perusahaan mengganti bendera China di dermaga dengan bendera Indonesia.

Berdasarkan keterangan pihak perusahaan yang dilansir dari okezone, pihak perusahaan mempunyai kerja sama dengan pemerintah RRC. Namun, kata Aris, dalam pengibaran bendera asing di Indonesia ada aturan tersendiri yang mesti dipatuhi.

“Namun, itu kan ada ketentuannya mengibarkan bendera lain. Setelah mereka menyadari, mereka pun mau menurunkannya. Jadi yang menurunkannya Satpam perusahaan tersebut,” ujar Aris.

Pihak keamanan meminta masyarakat lebih aktif melaporkan kejadian yang dianggap mencurigakan agar segera ditindaklanjuti. Perusahaan asing juga harus mematuhi perundang-undangan Indonesia sehingga tidak kejadian serupa tidak terulang lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Banyuasin I

To Top