69 Ribu Tim Special Force PLN Pastikan Kelistrikan Aman di Ramadan dan Lebaran 2025

Berita1167 Dilihat

JAKARTA, SEPUTARSUMATERA.COM – PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik selama bulan suci Ramadan Idul Fitri 2025 (RAFI 2025) dengan membentuk Special Force yang beranggotakan total 69 ribu personel di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo berkata, mereka telah menetapkan Periode Siaga RAFI 2025 yang berlangsung mulai 24 Maret 2025 (H-7) hingga 8 April 2025 (H+7).

“PLN membentuk special force yang siaga selama periode Ramadan & Idulfitri 2025 di lokasi strategis seperti tempat pelaksanaan sholat ied, bandara, stasiun, terminal, pusat kegiatan masyarakat, dan tempat acara dengan suplai listrik berlapis,” ujarnya, Minggu (9/3/2025).

READ  Nataru 2025, Pertamina Patra Niaga Hadirkan Serambi MyPertamina di Bandara DEO Sorong

Selama Periode Siaga RAFI 2025 tersebut, Special Force akan bersiaga di 3.830 posko siaga yang tersebar di seluruh daerah. Pasukan khusus tersebut dilengkapi dengan 1.839 genset, 636 Uninteruptible Power Supply (UPS), 1.276 gardu bergerak, 348 truk crane, 4.755 mobil dan 4.250 motor operasional.

Selain itu, PLN akan memastikan kecukupan pasokan listrik dengan mengupayakan ketersediaan daya pembangkit yang secara umum dalam status normal.

READ  Kekuatan Berbagi dan Doa Bersama Anak Yatim untuk Kelancaran Distribusi Energi Pertamina

“Kami juga akan menjaga keandalan jaringan transmisi dan distribusi dengan membatasi pekerjaan yang berpotensi menimbulkan gangguan, kecuali dalam kondisi darurat,” ujar Darmawan.

PLN telah menyiapkan berbagai skenario mitigasi untuk memastikan kelancaran pasokan listrik selama periode siaga RAFI. PLN juga akan meningkatkan kesiagaan tim operasional guna mengantisipasi potensi gangguan listrik serta menyediakan layanan pelanggan yang responsif selama periode siaga tersebut.

READ  HUT RI Bareng MyPertamina Pasar Rakyat, Serunya Aneka Acara Hingga Tebus Murah Sembako

“Kami telah membentuk satuan tugas khusus yang siap siaga 24 jam untuk menangani gangguan listrik dengan cepat dan memastikan kenyamanan masyarakat dalam beribadah,” ungkapnya. ***