Kolaborasi Bank Indonesia-Pemkot Palembang Gelar Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo 7th

Bisnis14 Dilihat
PALEMBANG, SEPUTARSUMATERA.COM – Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, terus memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor pariwisata dan digitalisasi ekonomi.
Seiring pesatnya transformasi digital, perluasan penggunaan transaksi non-tunai melalui QRIS menjadi langkah strategis untuk mendukung kemudahan bertransaksi bagi wisatawan, masyarakat dan pelaku UMKM.
Sebagai wujud komitmen tersebut, untuk pertama kalinya kegiatan Gemilang Palembang Raya berkolaborasi dengan Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026, yang resmi dibuka pada Kamis, 25 Juni 2026 di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026, yang berfokus pada penguatan kualitas akseptasi digital melalui QRIS, percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) serta edukasi digital yang lebih terarah.
Dalam acara tersebut dihadiri oleh Asisten II Bidang E.Keu dan Pembangunan Setda Sumsel Basyaruddin Akhmad, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Bambang Pramono dan Sekretaris Daerah Palembang Aprizal Hasyim, unsur FORKOPIMDA, pimpinan instansi vertikal; perbankan; media serta  dihadiri oleh ribuan masyarakat yang memadati Plasa BKB Palembang.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel berkata, penggunaan QRIS di Sumsel menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Hingga Mei 2026, nominal transaksi QRIS telah mencapai hampir Rp14 triliun dengan lebih dari 1,23 juta merchant, dan per April 2026 pengguna QRIS mencapai 1,57 juta pengguna.
“Capaian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Sumatera Selatan semakin percaya dan nyaman memanfaatkan pembayaran digital dalam kehidupan sehari-hari”, ujar Bambang Pramono.
Bambang berujar, penyelenggaraan Digital Kito Galo (DKG) 7th tersebut disinergikan dengan Gemilang Palembang Raya (GPR) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343.
Mengusung tema ‘Transaksi Digital Inklusif, Wujudkan Ekonomi Sumsel yang Produktif’. kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas penggunaan transaksi digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat utamanya melalui sektor pariwisata.
Asisten II Bidang E.Keu dan Pembangunan Setda Sumsel Basyaruddin Akhmad, mewakili Gubernur Sumsel berkata, digitalisasi pembayaran memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui efisiensi aktivitas ekonomi, serta membuka peluang pasar yang lebih luas utamanya bagi para Sultan Muda Sumsel.
“Saya berharap kegiatan Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo ke-7 Tahun 2026 dapat menjadi wadah edukasi bagi masyarakat Sumatera Selatan, baik dalam meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan pembayaran digital yang aman, nyaman, dan terlindungi, maupun dalam memperluas apresiasi terhadap budaya, pariwisata, dan produk unggulan daerah”, ujar Basyaruddin.
Pada Opening Ceremony juga dilaksanakan sejumlah agenda strategis, yaitu: penandatanganan komitmen Iitegrasi materi kebanksentralan, digitalisasi pembayaran dan Cinta Bangga Paham Rupiah ke dalam kurikulum SMA/SMK se-Sumsel.
Lalu, penyerahan simbolis dukungan digitalisasi pembayaran pada kegiatan Festival Kuliner Nusantara Palembang. penandatanganan komitmen implementasi QRIS di pondok pesantren se-Sumsel.
“Ada juga pemberian apresiasi kepada peserta Bootcamp Sultan Muda Digital, sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan talenta digital generasi muda Sumsel,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 akan diselenggarakan pada 25–28 Juni 2026 di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang Sumsel.
Selama empat hari tersebut masyarakat dapat menikmati berbagai kegiatan menarik, antara lain Digital Expo, Festival Kuliner dan UMKM, aktivasi QRIS, kompetisi kreatif, edukasi transaksi non-tunai, talkshow interaktif, showcase inovasi digital, hingga hiburan masyarakat.
Selain itu, sebagai bentuk kemudahan akses bagi masyarakat, penyelenggaraan GPR x DKG 7th Tahun 2026 juga dimeriahkan dengan promo tarif LRT Sumsel hanya Rp43 pada 25–28 Juni 2026. Promo berlaku untuk perjalanan menuju Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Ampera, DJKA, Bumi Sriwijaya dan Asrama Haji Palembang.
Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati program Wakafein yaitu dengan berwakaf menggunakan QRIS minimal Rp13.430, Gratis Kopi sebagai inovasi yang menggabungkan kemudahan transaksi digital dengan semangat berbagi kepada sesama. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke lokasi kegiatan sekaligus mendorong pemanfaatan transportasi publik yang ramah lingkungan dan terintegrasi.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Palembang berharap dapat mendorong sektor pariwisata serta meningkatkan literasi masyarakat mengenai sistem pembayaran digital, memperluas akseptasi QRIS, memperkuat digitalisasi UMKM, dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan yang lebih inklusif, produktif, dan berdaya saing.