Bank DBS Indonesia Salurkan Bantuan Rp6 Miliar untuk Pemulihan Bencana Sumatra

Berita18 Dilihat

JAKARTA, SEPUTARSUMATERA.COM – Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung masyarakat rentan, Bank DBS Indonesia menyalurkan donasi Sumatra Disaster Relief senilai lebih dari Rp6 miliar untuk pemulihan bencana Aceh dan Sumatra.

Bantuan tesebut disalurkan sebagai respons darurat dalam meningkatkan ketahanan komunitas terdampak dan membantu 11.475 keluarga atau 67.653 individu rentan pascabencana banjir dan tanah longsor di 222 desa.

Melalui DBS Foundation, Bank DBS Indonesia bersama mitra lokal Plan Indonesia menyalurkan bantuan tersebut dari Januari hingga April, sekaligus memastikan bantuan sampai kepada penerima yang paling membutuhkan sehingga upaya pemulihan pasca bencana berjalan secara komprehensif dan berkelanjutan.

Presiden Direktur Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong mengatakan, Bank DBS Indonesia menjunjung tinggi komitmen yang melampaui sektor perbankan. Sebagai mitra tepercaya dalam mendukung ekonomi inklusif, kami memiliki tanggung jawab sebagai menjadi salah satu sumber kekuatan.

“Serta pendorong kebaikan yang berdiri bersama komunitas kami, terutama di masa-masa sulit. Kondisi masyarakat di Aceh dan Sumatra Barat dalam melewati masa pemulihan yang krusial ini turut menjadi prioritas kami dalam berkontribusi secara jangka panjang,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

READ  Motorist Pertamina Patra Niaga Siap Layani Konsumen Selama Libur Nataru 2026

Program respons darurat ini dirancang untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak, sekaligus membantu mereka melangkah dengan pemulihan yang berkelanjutan.

Keberlangsungan bantuan kemitraan ini telah menjangkau sejumlah wilayah Aceh mulai dari Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Tengah, dan Aceh Utara. Sinergi dukungan tersebut juga sampai di wilayah Agam dan Padang Pariaman di Sumatera Barat (Sumbar).

“Bank DBS Indonesia menyalurkan bantuan secara gotong royong bersama mitra strategis seperti Plan Indonesia, Mercy Corps Indonesia, Nazava, Adena Coffee, serta sejumlah mitra lokal lainnya yang diawasi pelaksanaannya oleh DBS Foundation,” katanya.

Fokus utama program bantuan mencakup pemenuhan kebutuhan mendesak mulai dari penyediaan akses air bersih, sanitasi, fasilitas dan perlengkapan kebersihan, rehabilitasi sumber air dan sistem perpipaan, hingga dukungan hunian darurat dan kebutuhan pokok rumah tangga.

Program tersebut juga mencakup dukungan bagi anak-anak dan keluarga terdampak melalui distribusi perlengkapan sekolah, penyediaan ruang belajar sementara, serta bantuan tunai multiguna yang mampu membantu pemenuhan kebutuhan prioritas selama masa pemulihan.

READ  BRI Peduli Salurkan Bantuan Ambulance di Pagaralam, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Masyarakat

Secara total pelaksanaan program ini menjangkau hingga 6 kabupaten dengan penerima manfaat yang terdiri dari 20.085 anak perempuan, 17.625 anak laki-laki, 12.635 perempuan dewasa, dan 17.308 laki-laki dewasa.

“Dari keseluruhan penerima manfaat tersebut, program juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, termasuk 356 lansia berusia di atas 50 tahun dan 20 penyandang disabilitas,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan utama, Bank DBS Indonesia juga berkontribusi dalam penguatan aspek perlindungan dan pemulihan sosial masyarakat terdampak. Dukungan tersebut mencakup sesi pendampingan psikososial, penguatan ketahanan serta perlindungan masyarakat, pelatihan pencegahan kekerasan berbasis gender, sampai dengan peningkatan kapasitas sektor pendidikan dalam situasi darurat.

Bank DBS Indonesia juga turut mendukung penguatan koordinasi respons bencana bersama pemerintah daerah, platform koordinasi kemanusiaan, BNPB, dan organisasi masyarakat sipil lokal agar upaya pemulihan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti berterima kasih kepada Bank DBS Indonesia, atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Plan Indonesia.

Kolaborasi tersebut memungkinkan kami untuk menyalurkan bantuan secara efektif kepada komunitas yang membutuhkan, terutama bagi kelompok paling rentan.

READ  Pertamina Patra Niaga Apresiasi Dedikasi Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Malang di Momen Nataru 2026

“Kami optimis bahwa kemitraan ini akan menciptakan dampak positif yang signifikan sekaligus mempercepat upaya pemulihan masyarakat,” ungkapnya.

Keberlanjutan bukanlah agenda semata untuk Bank DBS Indonesia, melainkan sebagai identitas dengan tiga pilar keberlanjutan yang pendorong utama nilai jangka panjang.

Yang mana mencakup Perbankan Bertanggung Jawab, dalam memberdayakan nasabah untuk menjadi lebih berkelanjutan dan memperluas akses ke layanan keuangan esensial, yang memastikan korporasi bertindak secara etis dan bertanggung jawab sebagai sebuah organisasi.

“Bisnis Perbankan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat rentan serta mendorong kegiatan sukarelawan karyawan,” ucapnya.

Donasi kemitraan pasca bencana merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Bank DBS Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat rentan yang sejalan dengan prinsip memberikan Dampak Melampaui Bisnis Perbankan.

Sejalan dengan aspirasi Best Bank for A Better World, Bank DBS Indonesia fokus menciptakan dampak positif yang berkelanjutan dengan dukungan yang tidak hanya hadir saat keadaan darurat, tetapi juga selama proses pemulihan.