BMH Salurkan Ribuan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Palembang dan OKI Sumsel

Berita52 Dilihat

PALEMBANG, SEPUTARSUMATERA.COM – PT Bumi Mekar Hijau (BMH) menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).

Penyaluran sembako tersebut melanjutkan pembagian masker yang sebelumnya dilakukan perusahaan kepada masyarakat terdampak karhutla. Melalui bantuan tersebut, BMH berupaya meringankan beban warga.

Pada pertengahan Oktober 2026 lalu, pembagian bantuan sembako disalurkan di Kabupaten OKI Sumsel, salah satunya di Kecamatan Pangkalan Lampam dan Kecamatan Sungai Menang.

Di Kota Palembang, penyaluran sembako digelar di Jalan Kolonel H Burlian Palembang, pada Rabu (28/10/2026). Ratusan orang driver ojek online (ojol) yang menerima paket sembako Tampak antusias para driver ojol ketika menerima paket sembako tersebut. Di dalam paket sembako itu, berisi 5 Kg beras, 1 liter minyak goreng dan mi instan.

PT Bumi Mekar Hijau membagikan sembako ke para driver ojek online di Kota Palembang (Seputarsumatera.com)
PT Bumi Mekar Hijau membagikan sembako ke para driver ojek online di Kota Palembang (Seputarsumatera.com)

Ketua Paguyuban Ojol Trisula Palembang Sulaiman mengatakan, dirinya mewakili anggota Paguyuban Ojol Trisula mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan BMH. Karena di saat ekonomi lagi sulit, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk keluarganya.

READ  Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Nasional melalui Kedatangan MT Gamkonora

“Kami bersyukur karena saat penghasilan sebagai ojek online menurun drastis, kami mendapatkan bantuan sembako dari Bumi Mekar Hijau. Sangat senang, karena bisa membawa pulang sembako untuk keluarga. Bisa meringankan beban kami yang terdampak karhutla. Kami berharap komunikasi dengan perusahaan terus berjalan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan warga,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Gajah Mati OKI Sumsel Noven mengatakan,bantuan kebutuhan pokok tersebut bermanfaat bagi masyarakat. Ia berharap penyalurannya dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan.

“Kami berterima kasih atas bantuan sembako dari PT BMH. Bantuan ini membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak karhutla. Kami berharap komunikasi dengan perusahaan terus berjalan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan warga,” ujarnya.

READ  Dirut Pertamina Drilling Ajak Mahasiswa Jaga Masa Depan Energi Negeri
PT Bumi Mekar Hijau membagikan sembako ke warga terdampak karhutla di Kabupaten OKI Sumsel (Dok. Humas Paguyuban Sinarmas / Seputarsumatera.com)
PT Bumi Mekar Hijau membagikan sembako ke warga terdampak karhutla di Kabupaten OKI Sumsel (Dok. Humas Paguyuban Sinarmas / Seputarsumatera.com)

Beberapa waktu lalu, BMH juga telah menyalurkan bantuan melalui program Zero Fire di Desa Riding, Kecamatan Pangkalan Lampam, OKI, pada September 2026.

Melalui Distrik Sungai Penyabungan, bantuan beras, gula, dan minyak goreng diberikan kepada 245 kepala keluarga di Dusun II dan Dusun III. Program tersebut turut mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan karhutla.

Pada bulan yang sama, perusahaan juga memberikan bantuan logistik kepada Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Sumsel. Sebanyak 50 dus mi instan dan 50 dus air mineral disalurkan untuk mendukung kebutuhan relawan di sejumlah posko penanganan karhutla.

Di tingkat Sumsel, upaya menghadapi kemarau juga melibatkan pesantren dan tokoh agama. Paguyuban Sinar Mas Sumsel bersama Pesantren Aulia Cendekia menggelar salat istisqa di Kampus C pesantren tersebut di Palembang, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan memohon turunnya hujan itu diikuti santri dan jemaah dari sejumlah pesantren.

READ  Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

Sebelumnya, kedua pihak juga menggelar doa bersama memohon hujan di Masjid Kampus C Pesantren Aulia Cendekia pada 8 September 2026. Kegiatan itu melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha, pengajar, dan santri sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi kemarau serta meningkatkan kepedulian terhadap ancaman karhutla.

Paguyuban Sinar Mas Sumsel dan Pesantren Aulia Cendekia juga memuat program mujahadah Yasin dengan pembacaan 200 kali setiap hari bersama santri untuk memohon turunnya hujan. Selain itu, terus dilakukan selawat dan doa bersama pencegahan karhutla pada 22 Juli 2026 yang melibatkan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan.

Di lapangan, BMH turut mengikuti sosialisasi pencegahan karhutla bersama aparat, pemerintah desa, dan masyarakat di Kecamatan Cengal pada Agustus 2026. Perusahaan juga mengerahkan 12 regu pemadam dalam penanganan kebakaran di luar areal kerjanya pada bulan yang sama, disertai pembuatan sekat bakar dan pendinginan untuk mengantisipasi kebakaran susulan.