BRI Salurkan Pembiayaan di Sultan Muda Xpora Summit 2026 Sumsel

Berita74 Dilihat

PALEMBANG, SEPUTARSUMATERA.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan pengusaha muda, khususnya di sektor ekspor.

Hal tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif BRI dalam kegiatan Sultan Muda Xpora Summit 2026 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Ballroom Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (21/4/2026).

Kegiatan tersebut merupakan program yang bertujuan untuk menumbuhkan pengusaha muda baru, khususnya eksportir baru di wilayah Sumatera Selatan, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis ekspor.

READ  Panitia Khusus DPRD Prov. Sumsel Bahas LKPJ Gubernur Tahun 2022

Dalam kesempatan tersebut, BRI turut memberikan dukungan nyata kepada pelaku usaha melalui penyaluran fasilitas kredit atau pembiayaan modal kerja.

Salah satu bentuk dukungan diberikan kepada pelaku usaha arang batok kelapa yang memiliki potensi ekspor ke pasar internasional.

Melalui dukungan pembiayaan tersebut, diharapkan pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksi sehingga mampu memenuhi permintaan dari berbagai buyer di luar negeri.

READ  69 Ribu Tim Special Force PLN Pastikan Kelistrikan Aman di Ramadan dan Lebaran 2025

Hal itu menjadi langkah konkret BRI dalam memperkuat ekosistem ekspor nasional dari daerah.

Regional CEO BRI Region 4 Palembang, Luthfi Iskandar berkata, keikutsertaan BRI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui pemberdayaan pengusaha muda.

“BRI berkomitmen untuk terus mendukung tumbuhnya pengusaha muda, khususnya yang memiliki orientasi ekspor. Melalui dukungan pembiayaan dan pendampingan, kami berharap pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas dan daya saingnya di pasar global,” ujar Luthfi.

READ  Pertamina Fasilitasi 5.888 Sertifikasi UMKM Mitra Binaan Sepanjang 2025

BRI akan terus berperan aktif dalam berbagai program yang mendorong pengembangan UMKM, termasuk yang berorientasi ekspor, sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.