Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau Distribusi Energi dan Program Pemberdayaan Masyarakat di Kepri

Berita30 Dilihat

BATAM, SEPUTARSUMATERA.COM – Dewan Komisaris PT Pertamina Patra Niaga melakukan kunjungan kerja di Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026), untuk meninjau langsung kesiapan operasional perusahaan, pengamanan objek vital nasional, serta pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, bersama Komisaris Bambang Suswantono dan Wanti Waranei F. Mamahit, serta Komisaris Independen Siti Zahra Aghnia. Turut mendampingi Direktur Kepatuhan dan Kelembagaan Pertamina Patra Niaga, Kadek Ambara Jaya.

Kegiatan itu digelar dalam rangkaian kunjungan ke Integrated Terminal Tanjung Uban, Satuan Pendidikan (Satdik) 1 TNI Angkatan Laut Tanjung Uban, dan program Community Involvement & Development (CID) Kampung Bahari Si Pelaut binaan Aviation Fuel Terminal Hang Nadim di Batam.

READ  Pertamina Patra Niaga Dukung Program Pertamina Berbagi Seragam Sekolah, Sembako dan Pemberdayaan Usaha

“Peninjauan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan Dewan Komisaris untuk memastikan operasional dan distribusi energi berjalan dengan baik. Selain melihat kesiapan Integrated Terminal Tanjung Uban, kami juga membahas pengamanan objek vital nasional bersama TNI Angkatan Laut serta meninjau pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Batam,” jelas Sabar Yudo Suroso, Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga

Integrated Terminal Tanjung Uban telah melayani distribusi energi selama hampir 100 tahun dan kini menjadi salah satu terminal dengan aktivitas penerimaan serta penyaluran BBM dan LPG yang tinggi.

Sepanjang tahun 2025, terminal ini melayani sekitar 2.900 pergerakan kapal atau rata-rata lebih dari 200 kapal setiap bulan.

READ  Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Promo Spesial Libur Lebaran 2026, Perjalanan Jadi Lebih Hemat

Berdiri di atas lahan seluas 247 hektare, Integrated Terminal Tanjung Uban memiliki kapasitas tangki penyimpanan mencapai 401.000 kiloliter (KL) BBM dan 93.500 metrik ton (MT) LPG.

Dari Tanjung Uban, BBM disalurkan ke sejumlah wilayah di sepanjang pesisir timur Sumatera, terutama Sumatera bagian utara dan sebagian Sumatera bagian selatan, serta ke Kalimantan Barat.

Direktur Kepatuhan dan Kelembagaan Pertamina Patra Niaga, Kadek Ambara Jaya menyampaikan, tingginya aktivitas kapal dan luasnya wilayah penyaluran menunjukkan pentingnya peran Integrated Terminal Tanjung Uban dalam menjaga kelancaran distribusi energi.

Kunjungan itu juga menjadi kesempatan bagi manajemen untuk mendengarkan langsung berbagai tantangan operasional yang dihadapi pekerja di lapangan.

“Integrated Terminal Tanjung Uban merupakan salah satu terminal yang sangat sibuk dan menjadi tulang punggung distribusi energi di Sumatera, serta turut mendukung penyaluran ke Kalimantan. Dengan aktivitas yang sangat tinggi, maka kesiapan fasilitas, keandalan operasional, serta pengamanan objek vital nasional harus terus dijaga agar distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan lancar,” ucap Kadek.

READ  Pertamina Patra Niaga Lakukan Lifting Perdana B50, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Satdik 1 Tanjung Uban dan Program Kampung Bahari Si Pelaut di Batam. Di Satdik 1 Tanjung Uban, rombongan berdiskusi bersama jajaran TNI Angkatan Laut mengenai sinergi pengamanan objek vital nasional dan dukungan terhadap kelancaran distribusi energi, sebelum melihat langsung pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Kampung Bahari Si Pelaut.