Dukung Dapur Umum Korban Banjir di Sumatra, Pertamina Patra Niaga Salurkan 983 Tabung LPG 

Aceh, Berita, Medan268 Dilihat

JAKARTA, SEPUTARSUMATERA.COM – Pertamina melaui Pertamina Patra Niaga terus bergerak cepat menyalurkan bantuan untuk mendukung percepatan penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Hingga saat ini, Pertamina Patra Niaga tercatat telah menyalurkan total 983 tabung LPG untuk memenuhi kebutuhan operasional dapur umum dan posko pengungsian di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan, bantuan tersebut merupakan bantuan Bright Gas untuk memastikan pasokan LPG di Dapur Umum untuk memasak di pengungsian tetap aman.

READ  Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen CSR Berkelanjutan melalui Pemberdayaan UMKM di Sembawa Color Run 2025

Pertamina terus memantau kondisi di lapangan. Hingga kini, total 983 tabung LPG telah disalurkan, yang terdiri dari 244 tabung pada tahap tanggap darurat awal dan tambahan 739 tabung Bright Gas 12 kg yang difokuskan untuk wilayah Aceh dan sekitarnya.

“Harapan kami, dapur umum dapat terus beroperasi maksimal melayani kebutuhan pangan pengungsi,” ujar Roberth.

READ  Ada Kids Corner di Serambi MyPertamina, Lengkapi Perjalanan Seru Keluarga di Nataru 2025

Adapun bantuan untuk mendukung dapur umum pada beberapa hari terakhir, berupa 739 tabung Bright Gas disalurkan untuk operasional posko dapur umum di Aceh untuk posko di Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Gayo Lues.

Lalu ada 244 tabung lainnya telah tersebar sebelumnya di berbagai titik dapur umum yang mencakup wilayah Sumbar, yakni Padang, Agam, Padang Pariaman dan Tanah Datar.

READ  Pertamina Salurkan Air Bersih Siap Minum bagi Warga Aceh Tamiang

Lalu ada juga di Sumut yaitu Tapanuli Tengah, Medan hingga sebagian wilayah Aceh.

Dia berkata, dukungan tersebut adalah wujud komitmen Pertamina Patra Niaga untuk hadir di tengah masyarakat.

“Kami terus berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar penyaluran energi, baik BBM maupun LPG, tepat sasaran dan membantu dalam pemulihan pascabencana,” kata Roberth.