Dukung Gerakan Penanaman Ratusan Juta Pohon, Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo Perkuat Jaringan Persemaian Nasional

Berita15 Dilihat

BANYUASIN, SEPUTARSUMATERA.COM – Kementerian Kehutanan bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), APP Group dan PLN meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo, Kabupaten Banyuasin Sumsel.

Kehadiran pusat persemaian tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketersediaan bibit berkualitas bagi rehabilitasi hutan dan lahan, penghijauan lingkungan, pengembangan agroforestri, serta berbagai gerakan penanaman di Sumatera Selatan dan wilayah sekitarnya.

Peresmian Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo dilakukan oleh Menteri Kehutanan dan dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI, Gubernur Sumsel, DPRD Provinsi Sumsel, jajaran pemerintah pusat dan daerah, kepala daerah se-Sumsel, serta para pemangku kepentingan.

Momentum tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan penanaman ratusan juta pohon dan memperkuat pusat-pusat persemaian agar setiap daerah memiliki akses terhadap bibit berkualitas.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni berkata, Proyek Strategis Nasional (PSN) Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI) untuk mewujudkan program Gerakan Penanaman 100 Juta Pohon, dengan menyiapkan nursery dan bibir unggul untuk menghijaukan desa di seluruh Indonesia.

READ  Gelar Media Gathering Tahun 2025, Pelindo Group Regional 2 Palembang Siapkan Pengembangan Pelabuhan

“Ada 59 persemaian di Indonesia, salah satu yang terbesar di Kemapo Banyuasin ini. Saya mendengar, kalau in out mungkin bisa 10 juta . Sudah tersedia 70 juta bibit di nursery seluruh Indonesia,” ucapnya.

Dia berkata pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo berdiri di atas lahan seluas 60.000 meter persegi dengan kapasitas produksi 5 juta hingga 10 juta batang bibit per tahun.

Pusat persemaian ini dirancang untuk memproduksi beragam bibit kayu-kayuan, tanaman serbaguna atau Multi Purpose Tree Species (MPTS), serta tanaman estetika yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung agenda pemulihan lingkungan dan pembangunan lanskap hijau secara berkelanjutan.

“Peresmian pusat persemaian tersebut menjadi hadiah berharga bagi warga Sumsel. Terima kasih kepada Menhut dan Sinar Mas,” kata Gubernur Sumsel Herman Deru.

Pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo merupakan kolaborasi yang dibangun antara Kementerian Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum dan APP Group.

READ  Ribuan Manfaat Konservasi Mangrove di Banyuasin, Berkah untuk Alam dan Masyarakat

Melalui rangkaian perencanaan, koordinasi lintas pihak, pembangunan infrastruktur, dan persiapan operasional, pusat persemaian tersebut kini telah beroperasi dan siap memberikan manfaat secara lebih luas.

Direktur APP Group Suhendra Wiriadinata berujar, Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo ini dibangun dan disupport oleh support APP Group.

Ada dukungan dari Kementrian PU yang membangun kelistrikan dan watering system dan juga pusat persemaian ini didirikan di atas lahan Kementerian Kehutanan.

Hal tersebut menjadi wujud kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat infrastruktur lingkungan. Investasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk membangun fasilitas fisik.

Namun juga untuk menghadirkan sistem produksi bibit yang efisien, berkualitas, dan mampu mendukung agenda rehabilitasi hutan dan lahan dalam jangka panjang.

“Sebagai bagian dari dunia usaha, APP Group menyadari bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah memiliki arah, kebijakan, dan mandat besar. Dunia usaha memiliki ruang untuk mendukung, memperkuat, dan berjalan bersama dalam agenda pelestarian lingkungan,” ucapnya.

Keterlibatan APP Group dalam pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo merupakan bagian dari komitmen perusahaan, untuk menjadi mitra strategis pemerintah.

READ  Pertamina Patra Niaga Layani Wisatawan Bali dengan Fasilitas Serambi MyPertamina di Bandara

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program lingkungan sekaligus memastikan, manfaat pusat persemaian dapat diakses oleh masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo menyediakan bibit berkualitas secara gratis untuk mendukung kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan.

Bibit dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, komunitas, kelompok masyarakat, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, instansi Pemerintah, TNI/Polri, Pramuka, serta para pihak yang terlibat dalam gerakan penanaman dan penghijauan lingkungan.

Selain memperkuat volume produksi, pusat persemaian ini mengedepankan pendekatan produksi modern untuk menjaga kualitas bibit, meningkatkan efisiensi pengelolaan dan memperbesar peluang hidup tanaman setelah didistribusikan dan ditanam.

Pendekatan tersebut mendukung kebijakan Kementerian Kehutanan untuk mengembangkan jaringan persemaian berteknologi modern dan mempermudah distribusi bibit ke wilayah yang membutuhkan.

Peresmian Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo juga dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh kepala daerah kabupaten dan kota di Sumsel penyerahan bibit kepada mitra, serta peninjauan fasilitas persemaian.