Hari Anak Nasional 2026, Pertamina Trans Kontinental Ajak Anak Indonesia Tanam Benih Keberlanjutan dan Jaga Lautan

Berita28 Dilihat

BITUNG, SEPUTARSUMATERA.COM – Gelak tawa dan antusiasme ratusan siswa Sekolah Dasar memecah keheningan Pantai Tangkoko, Bitung, Sulawesi Utara.

Dengan mata berbinar, anak-anak menyimak cerita tentang terumbu karang, bahkan berebut menjawab pertanyaan tentang biota laut, dari para sukarelawan Perwira Pertamina Trans Kontinental (PTK), serta Pertamina Group,

Momen tersebut menjadi jantung dari aksi “Coastal Education 2026”, yakni sarana edukasi bagi siswa/siswi SD tentang pentingnya kelestarian maritim.

Di Pantai Tangkoko, pada Sabtu, 18 Juli 2026, anak-anak dari wilayah pesisir berkumpul bersama para sukarelawan Perwira PTK dan Pertamina Group, belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pantai.

Kesan mendalam dirasakan oleh peserta. Salah satunya Noelia, siswa SD Inpres 482 Batu Putih, Bitung, mengungkapkan rasa bahagianya saat diajak belajar sambil menjaga lingkungan dan pesisirnya.

READ  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Berbagi Keberkahan Ramadan di Lima Provinsi, Santuni Ratusan Anak Yatim

“Aku diajari cara menghargai makhluk hidup, menjaga kebersihan lingkungan, dan merawat ekosistem laut. Seru sekali! Semoga PTK bisa datang lagi ke sini untuk bikin acara seperti ini,” tutur Noelia ceria.

Kegiatan bermain sambil belajar ini sekaligus dilakukan untuk memeriahkan Hari Anak Nasional, Kamis 23 Juli 2026.

Antusiasme peserta turut menyulut semangat para relawan yang mendampingi sepanjang acara. Juno, salah seorang Perwira PTK mengungkapkan kebahagiaannya saat berinteraksi dengan para siswa.

“Acara hari ini sangat seru. Saya melihat betapa tingginya semangat anak-anak mengikuti setiap kegiatan. Harapannya, program ini dapat terus konsisten dilaksanakan untuk membangun dan memupuk kesadaran dalam menciptakan ruang laut yang aman dan nyaman bagi biota di dalamnya,” ungkap Juno.

READ  Pertamina Patra Niaga Bersama Dirjen Migas Pastikan Distribusi LPG ke Masyarakat Berjalan Optimal di Jakarta dan Sekitarnya

Kawasan pesisir Pantai Tangkoko memiliki nilai ekologis tinggi sebagai bagian dari Coral Triangle, pusat keanekaragaman hayati laut dunia yang diakui oleh Seascapes Working Group CTI-CFF.

Tak hanya edukasi, PTK menggelar “Coastal Clean Up” atau aksi bersih-bersih pantai, bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bitung, Lurah, serta elemen penggerak masyarakat seperti Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Melihat dampak positif pada anak-anak dan lingkungan, Plt. Direktur Utama PTK, Eko Cahyadi, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan dalam keberlanjutan wilayah pesisir ini.

“Melalui gerakan edukasi dan aksi bersih pantai ini, PTK berperan dalam menjaga keberlanjutan sehingga tidak hanya menjadi konsep di atas kertas, tetapi aksi nyata di lapangan. Kolaborasi bersama masyarakat dan sekolah adalah kunci menjaga kekayaan pesisir Indonesia demi generasi mendatang,” ujar Eko Cahyadi.

READ  Pertamina Patra Niaga Hadirkan Performa Kelas Dunia Kebanggaan Indonesia Bersama dengan AF Corse 51 dan Sean Gelael

Direktur Armada PTK, Dewi Susanti menekankan pentingnya membangun kesadaran sejak usia dini.

“Pendidikan maritim bagi anak-anak adalah investasi jangka panjang. Saat mereka memahami betapa berharganya laut kita, mereka akan tumbuh menjadi garda terdepan penjaga ekosistem pesisir,” ucap Dewi Susanti.

Melalui kegiatan kolaboratif ini, PTK terus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 4 (Pendidikan Berkualitas), Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan Poin 14 (Ekosistem Lautan).

Harapan besar kini tertanam di Pantai Tangkoko. Pelestarian pantai diharapkan mampu menjaga alamnya, serta meningkatkan kejayaannya sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat setempat.