Momen Hari Kartini, Pertamina Perkuat Fondasi Ribuan Wirausaha Perempuan

Berita31 Dilihat

JAKARTA, SEPUTARSUMATERA.COM –  Momen Hari Kartini, Pertamina mendorong wirausaha perempuan ultra mikro hingga usaha kecil untuk naik kelas dan berdaya saing.

Sebanyak 3.489 UMKM perempuan dari seluruh Indonesia mengikuti pendampingan kewirausahaan program PFpreneur secara daring, Selasa (21/04).

Mereka merupakan peserta yang telah lolos seleksi administrasi dan masuk ke dalam tahap pra-kurasi PFpreneur.

Pada tahap ini, mereka dibekali pemahaman dasar mengenai peran sebagai founder, karakteristik pelanggan, serta nilai produk atau usaha yang dijalankan.

Pra-kurasi menjadi tahap awal dari empat tahapan penguatan usaha PFpreneur, yakni pra-kurasi, kurasi 1, kurasi 2, dan kurasi final.

Pembelajaran setiap tahapannya dilakukan secara asinkronus melalui platform e-learning PFseries, dan dilengkapi dengan pre-test, post-test serta tugas untuk menguatkan fondasi usaha.

READ  Keren Banget, Seniman Lokal Medan Lukis Kantor Indosat dengan Ikon Sumatra

Kurikulum PFpreneur dirancang bertahap, meliputi penguatan mindset dan mental wirausaha, analisis pasar dan konsumen, tata kelola SDM dan keuangan, strategi pemasaran, hingga strategi penjualan dan peningkatan kapasitas digital.

Manager SMEPP PT Pertamina (Persero), Fety, menjelaskan bahwa PFpreneur hadir sebagai bagian dari ekosistem pembinaan UMKM Pertamina.

Yang mana berfungsi sebagai pintu gerbang pembinaan di level awal sebelum ke program pembinaan lanjutan, yakni UMK Academy dan Pertapreneur Aggregator.

Dia berkata, wirausaha perempuan adalah sosok Kartini yang berperan penting dalam menggerakan ekonomi Indonesia.

“Untuk itu, kami memiliki program khusus perempuan yang namanya PFpreneur dan menjadi program yang dirancang untuk memperkuat fondasi wirausaha para womenpreneneur sebelum nantinya kami bawa ke pendampingan tingkat lanjut melalui UMK Academy dan Pertapreneur Aggregator” ujar Fety.

READ  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Operasi Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk Jaga Kestabilan Harga Pangan

Diinisiasi Pertamina Foundation sejak tahun 2020,PFpreneur telah mendampingi 6.325 UMKM perempuan dari berbagai jenis usaha, baik kuliner, fesyen, kerajinan, hingga agribisnis.

Salah satu bukti nyata dampak pembinaan PFpreneur dalam ekosistem pembinaan UMKM Pertamina ialah perjalanan Sofyani Mirah, pendiri Bananania asal Yogyakarta.

Memulai perjalanannya sebagai champion PFpreneur pada 2020 dengan produk olahan pisang sederhana tanpa pewarna dan pengawet, Sofyani kemudian meraih Champion Go Global UMK Academy, tampil di Trade Expo Indonesia, menjalin kerja sama dengan buyer internasional dari China dan Kanada, serta meraih Platinum Award Bina Mitra UMKM 2025.

READ  Pertamina Patra Niaga Apresiasi Bareskrim Polri, Atas Komitmen Penegakan Hukum atas Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi

Menurutnya, PFpreneur bukan sekadar program pelatihan, namun ekosistem yang dirancang agar setiap perempuan pelaku usaha di Indonesia, dari mana pun asalnya, bisa mandiri, menginspirasi, dan menghidupi orang lain lewat wirausaha yang mereka jalankan layaknya semangat Kartini.

“Program ini menunjukkan bahwa Pertamina hadir bukan hanya sebagai perusahaan energi, tetapi sebagai energi penggerak keberdayaan perempuan Indonesia,” tutup President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari.

Program PFpreneur mendukung implementasi Asta Cita pemerintah poin ketiga berkaitan dengan mendorong kewirausahaan.

Serta berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Pilar 5 Kesetaraan Gender dan Pilar 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.