OJK – APRDI Dorong Literasi Investasi dan Penguatan Kewirausahaan Muda 

Berita11 Dilihat

PALEMBANG, SEPUTARSUMATERA.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, melalui penyelenggaraan Roadshow PINTAR Reksa Dana di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pre-event Pekan Reksa Dana 2026 dan kampanye nasional #ReksaDanaAja, dengan bekerja sama bareng Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI), di kantor OJK Sumsel, Kamis (23/4/2026).

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto berkata, peningkatan literasi dan inklusi keuangan harus berjalan seiring dengan penguatan kapasitas generasi muda sebagai calon pengusaha masa depan.

READ  PLN Catat Pengisian Daya EV Lampaui Total Periode Nataru Tahun Lalu

“Melalui kegiatan ini, OJK tidak hanya mendorong masyarakat untuk memahami investasi yang aman dan legal, tetapi juga membekali generasi muda dengan pemahaman keuangan yang baik agar lebih siap menjadi wirausaha muda yang mandiri, inovatif, dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Arifin.

Melalui kegiatan tersebut, OJK berharap sinergi antara regulator, industri jasa keuangan, media massa, institusi pendidikan, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menciptakan masyarakat yang semakin cerdas secara finansial, aktif berinvestasi secara legal, serta mampu menjadi penggerak ekonomi daerah melalui kewirausahaan muda.

READ  Pertamina Drilling Raih Penghargaan Vyatra Bala Pratama 2025 dari PEM Akamigas

Kepala Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi dan Pasar Modal Regional OJK, M. Maulana berkata, program PINTAR Reksa Dana merupakan langkah strategis OJK untuk memperluas basis investor domestik melalui pendekatan edukasi yang inklusif dan masif.

“Roadshow PINTAR Reksa Dana ini kami dorong sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal masyarakat, baik kepada insan media sebagai penyambung informasi kepada publik maupun mahasiswa sebagai calon investor dan pelaku usaha muda masa depan,” kata Maulana.

Selain mendorong literasi investasi, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung penguatan ekosistem kewirausahaan muda di Sumsel.

READ  DPRD Prov Sumsel Tetapkan Penambahan Dua Raperda Usulan Eksekutif Dalam Propemperda 2023

Menurutnya, melalui edukasi keuangan dan investasi, generasi muda diharapkan tidak hanya cakap dalam mengelola keuangan pribadi.

“Generasi muda juga diharapkan mampu memanfaatkan sektor jasa keuangan sebagai instrumen untuk mendukung pengembangan usaha, memperluas akses pembiayaan, dan memperkuat keberlanjutan bisnis,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh edukasi mengenai industri pasar modal, investasi reksa dana, program nasional PINTAR Reksa Dana, serta pemahaman mengenai pentingnya perencanaan keuangan, investasi sejak dini, dan penguatan kapasitas generasi muda menuju kemandirian ekonomi.