INDRAMAYU, SEPUTARSUMATERA.COM – PT Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal (IT) Balongan memperkuat kontribusinya bagi masyarakat melalui Program Community Involvement & Development (CID).
Salah satunya diwujudkan melalui PANAH KESATRIA atau Pelajar Tangguh, Kembangkan Sekolah Tanggap dan Ceria, yang dirancang untuk membangun lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi potensi bencana
Program tersebut membekali tenaga pendidik dan peserta didik dengan pengetahuan serta keterampilan kebencanaan, guna menjaga keselamatan warga sekolah, keberlangsungan proses pendidikan, serta perlindungan sarana dan prasarana.
PANAH KESATRIA dirancang untuk membekali tenaga pendidik dan peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman mengenai risiko bencana.
Penguatan kapasitas tersebut diperlukan agar kegiatan pendidikan dapat tetap berjalan sekaligus membantu melindungi warga sekolah serta sarana dan prasarana ketika terjadi kondisi darurat.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan sekolah memiliki peran penting dalam membangun budaya kesiapsiagaan sejak dini.
Pengetahuan mengenai kebencanaan perlu menjadi bagian dari keseharian warga sekolah agar setiap orang memahami tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat.
“Sekolah merupakan ruang penting untuk menanamkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana. PANAH KESATRIA merupakan wujud komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung lingkungan pendidikan yang lebih aman dan tangguh,” ujar Kitty.
Memasuki tahun kedua pelaksanaan di UPTD SMPN 1 Balongan, Program ini mencakup Gerakan Bumi Lestari melalui penanaman pohon dan edukasi pengelolaan sampah dan Eco School untuk membangun budaya peduli lingkungan dan penerapan prinsip 3R.
Lalu, Duta Tangguh Bencana yang membentuk siswa sebagai agen kesiapsiagaan, Immediate Crisis Responses untuk meningkatkan kemampuan merespons kondisi darurat secara cepat dan tepat, serta replikasi program agar praktik baik dapat diterapkan di sekolah lain.
Rangkaian kegiatan PANAH KESATRIA dirancang agar pengetahuan kebencanaan dapat diterapkan dalam keseharian di sekolah.
“Dengan bekal tersebut, warga sekolah diharapkan semakin mampu mengenali risiko, merespons kondisi darurat, dan membagikan praktik baik kepada lingkungan yang lebih luas,” kata Kitty.
PANAH KESATRIA telah memberikan manfaat langsung kepada 62 siswa ekstrakurikuler dan 19 tenaga pendidik, serta manfaat tidak langsung bagi 977 siswa melalui peningkatan pengetahuan kebencanaan.
Lalu, penguatan prosedur keselamatan, perlindungan sarana sekolah, dan terciptanya lingkungan belajar yang lebih aman, tanggap, dan peduli terhadap lingkungan.
Kepala UPTD SMP Negeri 1 Balongan, Agus Sugiyanto mengapresiasi atas pendampingan yang diberikan Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan.
Menurutnya, keberlanjutan program membantu sekolah membangun kesiapsiagaan secara lebih menyeluruh, mulai dari peningkatan kapasitas warga sekolah hingga penyediaan sarana pendukung keselamatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina Patra Niaga IT Balongan yang terus mendampingi sekolah kami dalam membangun kesiapsiagaan yang menyeluruh,” kata Agus.
Pengetahuan dan fasilitas yang diperoleh melalui PANAH KESATRIA diharapkan dapat membentuk kebiasaan warga sekolah dalam mengenali risiko serta mengambil tindakan yang tepat saat terjadi kondisi darurat.
Keterlibatan siswa dalam program juga menjadi bekal untuk menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap keselamatan lingkungan sekolah.
PANAH KESATRIA mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman.
Serta SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan edukasi kebencanaan berbasis sekolah.
Program itu menjadi bagian dari kontribusi Pertamina Patra Niaga dalam membangun generasi yang peduli lingkungan, tangguh menghadapi bencana, dan mampu menjaga keberlangsungan proses pendidikan.













