Pertamina Patra Niaga dan MEPS Perkuat Kerja Sama, Dukung Keandalan Operasional Kilang

Berita48 Dilihat

JAKARTA, SEPUTARSUMATERA.COM – Pertamina Patra Niaga memperkuat kerja sama penyediaan pasokan gas untuk mendukung ketahanan energi nasional melalui keandalan operasional kilang Pertamina berupa Penandatanganan Key Terms Sheet Perjanjian Jual Beli Gas dengan PT Medco E&P Sakakemang B.V. yang bersumber dari Wilayah Kerja Sakakemang.

Gas tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan operasional Kilang Dumai dan/atau Kilang Plaju Pertamina Patra Niaga.

READ  Melalui Srikandi Mandiri, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Wujudkan Perempuan Mandiri dan Produktif

Penandatanganan berlangsung dalam rangkaian kegiatan The Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (20/5/2026).

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra.

Lalu bersama Direktur PT Medco E&P Sakakemang B.V., Ronald Gunawan, dan disaksikan langsung oleh Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra berujar, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi, bagi operasional Pertamina Patra Niaga, khususnya untuk mendukung proses pengolahan energi di kilang.

READ  Palembang Gencarkan Program Vaksinasi DBD Gratis untuk Ribuan Anak Sekolah

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memastikan kebutuhan energiz untuk operasional kilang dapat terpenuhi secara andal dan berkelanjutan.

“Melalui dukungan pasokan gas dari Medco E&P Sakakemang B.V, kami berharap sinergi ini dapat memperkuat rantai pasok energi nasional, dalam menjaga ketahanan energi nasional jangka panjang,” ujar Mars Ega.

READ  Sekda Palembang Tinjau Langsung Pos Pengamanan Nataru, 300 Personel Gabungan Dikerahkan Jaga Kondusifitas

Melalui kerja sama ini, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat perannya sebagai Subholding Downstream Pertamina, dalam memastikan ketersediaan pasokan energi yang terintegrasi, andal, dan mampu mendukung kebutuhan operasional jangka panjang.