Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Bekali UMKM Serawai Jaya dengan Keterampilan Olahan Kuliner Khas Bengkulu

Bengkulu, Berita74 Dilihat

BENGKULU, SEPUTARSUMATERA.COM –Dari rumah produksi sederhana di Kandis Raya, Kelurahan Jaya, Bengkulu, para ibu rumah tangga yang tergabung dalam Serawai Jaya terus mengembangkan usaha olahan pangan.

Kelompok binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) ini menambah keterampilan melalui pelatihan pembuatan kuliner khas Bengkulu, Perut Punai dan Bay Tat, Senin (27/7).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut digelar Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Fuel Terminal Pulau Baai dan diikuti tujuh anggota Serawai Jaya.

Didampingi pelaku kuliner tradisional Bengkulu, Kemala Dewi dan Radmawati, peserta belajar mulai dari pemilihan bahan, teknik pengolahan, hingga penyajian agar produk memiliki cita rasa dan nilai jual.

READ  Pertapreneur Aggregator, Cara Pertamina Siapkan UMKM Tumbuh Berkelanjutan

Serawai Jaya telah menjadi binaan Pertamina sejak 2019. Kini, kelompok yang beranggotakan sembilan ibu rumah tangga tersebut memproduksi sekitar 15 jenis camilan, seperti keripik udang, juada kare, keripik pisang, usus krispi, rengginang, jahe instan, dan abon ikan.

Produk dipasarkan melalui pelanggan tetap dan bazar dengan omzet rata-rata Rp5–7 juta per bulan.

Ketua Serawai Jaya, Siti Yunarni, mengatakan pelatihan tersebut membuka peluang bagi kelompok untuk menambah variasi produk sekaligus melestarikan kuliner khas Bengkulu.

READ  Dukung Gerakan Penanaman Ratusan Juta Pohon, Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo Perkuat Jaringan Persemaian Nasional

“Kami mendapat keterampilan baru untuk membuat Perut Punai dan Bay Tat. Harapannya, produk ini bisa menambah variasi usaha dan membuka peluang pendapatan bagi anggota,” ujar Siti.

Sejak mendapat pendampingan berupa peralatan produksi, pelatihan, dan akses pemasaran, Siti menyebut pendapatan anggota meningkat sekitar 30–50 persen.

Bagi anggota seperti Sri Utami, usaha Serawai Jaya juga menjadi kesempatan untuk memperoleh penghasilan sendiri.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan pendampingan UMKM terus diarahkan pada penguatan keterampilan sekaligus pemanfaatan potensi lokal.

READ  PKM 2025 Direalisasikan, Bupati Muba: Memutus Rantai Kemiskinan dan Peningkatan SDM

“Ketika produk lokal dikembangkan dengan baik, ada peluang untuk membuka pasar sekaligus memperkuat ekonomi keluarga. Melalui Serawai Jaya, kami berharap semakin banyak ibu rumah tangga memiliki kesempatan untuk tumbuh dan mandiri melalui usaha,” ujar Rusminto.

Melalui program TJSL, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus mendorong penguatan kapasitas dan kemandirian pelaku usaha di sekitar wilayah operasional.

Upaya tersebut sejalan dengan dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 5 (Kesetaraan Gender) melalui pemberdayaan perempuan.

Serta Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat.