Pertamina Patra Niaga Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar adalah Hoax

Berita18 Dilihat

JAKARTA, SEPUTARSUMATERA.COM – Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial yang disebar pada keterangan (caption) video pada tautan akun https://vt.tiktok.com/ZSHg8QpF8/ terkait, adanya biaya pendaftaran pangkalan dan sub pangkalan (pengecer) LPG, khususnya LPG 3 kg bersubsidi, adalah tidak benar atau hoax yang menyesatkan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun memastikan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi pemerintah, yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu, sehingga penyalurannya mengacu pada kebijakan pemerintah dan mekanisme subsidi tepat sasaran.

READ  Pemenang Bright Gas Cooking Competition 2025, Siap Kursus Masak di Le Cordon Bleu Thailand

“LPG 3 kg adalah produk subsidi yang pendistribusiannya diatur oleh pemerintah dengan sistem kuota, sehingga harus dipastikan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak,” katanya.

Roberth juga menambahkan bahwa masyarakat agar lebih waspada terhadap informasi yang menyesatkan dan meminta bayaran mengatasnamakan Pertamina, maupun Pertamina Patra Niaga melalui berbagai platform komunikasi termasuk media sosial yang bisa menyerupai akun resmi ataupun akun palsu seperti contoh tautan akun di atas.

READ  Pertamina Patra Niaga Gelar Doa Bersama dan Santunan untuk 3.000 Anak-anak Pondok Pesantren dan Yayasan Sosial

Dia berkata, pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg bersubsidi tidak dipungut biaya alias gratis.

Informasi yang mencantumkan biaya tertentu tersebut tidak benar dan bukan berasal dari Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga, bahkan akun tersebut yaitu akun platform media sosial TikTok @pertaminagas3kg_lpg.

“Yang mana memberikan informasi juga merupakan bukan akun resmi, yang mencoba menyerupai akun milik perusahaan dan berusaha memberikan informasi yang menyesatkan masyarakat,” ujar Roberth.

READ  Pertamina Patra Niaga Bagikan 100 unit Motor ke Mitra Ojek Online MyPertamina

Roberth mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial yang mengatasnamakan perusahaan.

Serta selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi Pertamina Patra Niaga , akun sosial media @pertaminapatraniaga dan atau dapat menghubungi layanan resmi Pertamina Contact Center 135.