Pertamina Trans Kontinental Perkuat Dukungan Maritim untuk Distribusi Biodiesel di Indonesiaq

Berita17 Dilihat

BALI, SEPUTARSUMATERA.COM – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menegaskan komitmennya, dalam mendukung kelancaran distribusi biodiesel ke seluruh wilayah Indonesia melalui layanan maritim yang aman, andal, dan terintegrasi.

Penegasan tersebut disampaikan dalam forum 6th Palm Biodiesel Conference 2026 yang digelar di Nusa Dua, Bali, 17-18 September 2026. Forum tahunan dari para pemangku kepentingan industri biodiesel nasional ini merupakan ajang diskusi dan berbagi pengalaman akan keberlanjutan biodiesel di masa mendatang.

Direktur Pemasaran PTK Albertus Anto Budi Santosa menuturkan, operasional kelautan yang terintegrasi menjadi kunci dalam menjaga pasokan energi antarpulau, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem biodiesel nasional.

“Sebagai negara kepulauan, distribusi energi di Indonesia sangat bergantung pada konektivitas laut. PTK mengambil peran pada sisi maritim sebagai penghubung antara kapal dan terminal, sehingga pergerakan energi dapat berlangsung dengan aman, tepat waktu, dan andal,” ujarnya.

READ  Lebaran 2026, Pasokan BBM Nasional Aman dan Terkendali

Peran tersebut, lanjutnya, juga menjadi bagian dari dukungan mereka terhadap perkembangan ekosistem biodiesel nasional.

Sebagai bagian dari Subholding Integrated Marine Logistics Pertamina, PTK menghubungkan kapal dan port (pelabuhan terminal energi) secara terintegrasi. Untuk ini, operasional PTK fokus pada aspek keselamatan, efisiensi dan kepatuhan terhadap regulasi.

Selain itu, kesiapan sandar dan lepas sandar kapal yang aman, perlindungan lingkungan, hingga ketersediaan tenaga kerja yang kompeten dan bersertifikat.

READ  Dosen Ilmu Komunikasi Unsri Bekali Guru SMPN 2 Indralaya Utara Bikin Video Berbasis AI

“PTK mengedepankan aspek keamanan dan keandalan kinerja. Tujuan kami, supaya pelanggan PTK berjalan dengan aman, tepat waktu dan efisien, terlebih dalam distribusi biodiesel ini,” kata Albertus.

Peran PTK dalam ekosistem biodiesel tumbuh sejalan dengan perkembangan program biodiesel nasional.

Sejak fase awal penerapan mandatori nasional B2,5 pada 2008, PTK telah mendukung konektivitas maritim dalam jaringan distribusi energi Pertamina melalui vessel support, marine services, serta operasi kapal dan terminal.

Peran tersebut kemudian berkembang pada 2019, ketika kebutuhan distribusi FAME meningkat seiring perluasan implementasi B20 dan persiapan menuju B30.

Pada periode tersebut, PTK memperoleh mandat tambahan untuk mengelola FAME Floating Storage dan Ship-to-Ship operation di Balikpapan, guna menyediakan tambahan kapasitas penyimpanan sekaligus meningkatkan fleksibilitas distribusi ke wilayah Indonesia Timur.

READ  Pertamina Patra Niaga Rampungkan Docking 12 Kapal, Perkuat Keandalan Distribusi Energi Nasional

Seiring peningkatan komponen nabati pada program biodiesel nasional di tahun mendatang, PTK menyatakan kesiapannya, untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung kebutuhan logistik maritim yang lebih luas dan fleksibel.

“PTK berkomitmen menjaga keselamatan dan keandalan logistik maritim biodiesel guna mendukung kesinambungan pasokan energi di seluruh Indonesia melalui kolaborasi yang semakin erat dengan para mitra strategis, bekerja sama dengan anggota Asosiasi Produsen Biodiesel Indonesia (APROBI),” ucap Albertus.