Sinergi Pertamina dan Lintas Lembaga Wujudkan Pemulihan Energi Pasca-Bencana di Aceh

Berita501 Dilihat

BANDA ACEH, SEPUTARSUMATERA.COM – Pertamina Patra Niaga terus mengakselerasi pemulihan layanan energi pascabencana banjir dan longsor di Aceh yang mengakibatkan akses jalan terputus dan distribusi BBM serta LPG terkendala di sejumlah wilayah.

Untuk memastikan energi tetap mengalir bagi masyarakat, perusahaan memperkuat sinergi dengan TNI, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), serta mendukung suplai energi bagi operasional layanan publik dan perbankan.

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Achmad Muchtasyar berkata, jalur distribusi menjadi tantangan terbesar karena kerusakan jalan dan jembatan membuat sejumlah wilayah terisolasi, karena akses distribusi yang terputus akibat banjir.

Mereka memperkuat kerja sama dengan TNI dan BPMA untuk memastikan BBM dan LPG tetap mengalir.

READ  Pertamina Patra Niaga Hadirkan Program Jambi Hijau, Perkuat Lingkungan Bantaran Sungai Batanghari

“Seluruh upaya percepatan kami lakukan untuk mendukung pemulihan di Aceh, agar aktivitas masyarakat dan layanan publik dapat segera kembali berjalan normal,” ujar Achmad.

Untuk mempercepat suplai, Pertamina Patra Niaga mengerahkan tambahan mobil tangki dari Fuel Terminal Krueng Raya dan Lhokseumawe, termasuk 3 unit mobil tangki berkapasitas 16 KL dan 1 unit kapasitas 24 KL.

Perusahaan juga menyiapkan modular Pertashop dan mobil tangki PTO (Power Take-Off) sebagai backup suplai di SPBU terdampak seperti di Aceh Tamiang, sehingga diharapkan energi dapat tersedia meski jalur utama belum pulih sepenuhnya.

Pemenuhan energi rumah tangga turut menjadi prioritas. Suplai LPG 3 kg dipercepat karena banyak tabung warga hilang karena banjir.

READ  Pertamina Patra Niaga Pulihkan Bertahap Pasokan BBM ke SPBU di Bener Meriah dan Aceh Tengah melalui Distribusi Udara

Selain fokus pada pemulihan distribusi energi, Pertamina Patra Niaga melalui Pertamina Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan dasar ke posko-posko di wilayah Aceh Tamiang,Bireuen, Bener Meriah, Aceh Utara, dan Lhokseumawe.

Dukungan lintas lembaga juga dilakukan secara intensif bersama Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi Revita. Kolaborasi tersebut mencakup opsi penyaluran energi melalui udara, untuk menjangkau daerah yang masih terisolasi seperti Pidie, Pidie Jaya, Bireuen dan wilayah terdampak lainnya.

Kepala BPMA, Nasri Djalal mengatakan,  pihaknya menjalankan fungsi koordinasi sesuai arahan Gubernur Aceh untuk memastikan informasi penanganan energi tersampaikan secara utuh kepada masyarakat.

“BPMA adalah badan pengatur hulu, namun dalam kondisi darurat ini kami ditugaskan untuk menjembatani koordinasi dan informasi publik bersama BPH Migas dan Pertamina. Kami siap membantu 24 jam selama masa pemulihan,” kata Nasri.

READ  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Operasi Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk Jaga Kestabilan Harga Pangan

Pertamina Patra Niaga juga memastikan layanan perbankan tetap berjalan melalui dukungan BBM Industri untuk operasional BSI Aceh.

Perwakilan BSI Aceh menyampaikan apresiasi atas respon cepat yang memastikan akses transaksi keuangan masyarakat tidak terputus di tengah situasi darurat.

Direktur Distribution & Sales PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Anton Sukarna mengapresiasi dukungan tersebut.

“Kami mengapresiasi respon cepat Pertamina Patra Niaga dalam penyaluran BBM Industri sehingga operasional BSI Aceh tetap berjalan di tengah kondisi darurat,” ungkap Anton. ***