JAKARTA, SEPUTARSUMATERA.COM – Telkomsel menunjukkan komitmen kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan memberikan penyesuaian tagihan (adjustment billing) serta kompensasi khusus bagi pelanggan Telkomsel HALO dan IndiHome di wilayah terdampak.
VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyampaikan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meringankan beban pelanggan di tengah kondisi darurat akibat bencana alam.
Telkomsel menyampaikan empati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak. Sejak awal musibah, Telkomsel telah mengerahkan berbagai upaya pemulihan layanan.
“Sudah dimulai dari pengoperasian genset tambahan, compact mobile BTS, hingga perangkat konektivitas darurat lainnya, meski dihadapkan pada keterbatasan akses, infrastruktur, dan pasokan listrik,” ujar Abdullah Fahmi.
Telkomsel terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), pemerintah daerah, PLN, Basarnas, serta aparat terkait guna memastikan layanan telekomunikasi dan internet dapat kembali pulih secara bertahap dan menyeluruh.
Lalu, Telkomsel juga menghadirkan Paket Siaga Peduli, yang memberikan pilihan internet 3 GB selama 7 hari, atau 300 menit telepon dan 1.000 SMS ke semua operator, sebagai dukungan komunikasi bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Terkait penyesuaian tagihan, Telkomsel menegaskan bahwa kebijakan tersebut berlaku untuk tagihan bulan Desember 2025 (periode pemakaian November). Pelanggan KartuHALO dan IndiHome yang menerima SMS notifikasi tagihan diminta tidak perlu khawatir.
“Pelanggan di wilayah terdampak bencana dapat mengabaikan pemberitahuan tagihan yang diterima, karena proses penyesuaian telah dan sedang kami lakukan sesuai kebijakan yang berlaku,” jelasnya.
Telkomsel juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan.
Serta menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat, baik selama masa tanggap darurat maupun pada fase pemulihan pascabencana.
Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi layanan pelanggan 188.







