Berita, Bisnis17 Dilihat

Dari Gulma Menjadi Berkah, Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok

JAKARTA, SEPUTARSUMATERA.COM – Di tangan masyarakat binaan Pertamina Patra Niaga, eceng gondok yang selama ini dianggap gulma perairan berhasil diubah menjadi sumber nilai ekonomi sekaligus solusi lingkungan.

Hal tersebut dibuktikan melalui program Community Involvement & Development (CID) di Sumatera Selatan dan Jawa Tengah.

“Melalui berbagai program pemberdayaan yang kami jalankan, kami berupaya mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi daerah,” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun.

Salah satu program yang dijalankan adalah Eceng Gondok Research and Creative Center (ERCC) oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju bersama kelompok Anak-Anak Kreatif Untuk Bangsa (Ankubas) di Sumatera Selatan (Sumsel) sejak 2023.

READ  Luncurkan Brightspace, Pertamina Patra Niaga Perkuat Ekosistem NFR melalui Bright Connect 2025

ERCC mengolah biomassa eceng gondok menjadi pengharum ruangan bernama Ankubas Scents.

Melalui pendekatan riset dan inovasi, Ankubas Scents hadir dalam berbagai varian aroma seperti Lemon, Lavender, Berry, Coffee, Strawberry dan Vanilla.

Produk itu juga dipasarkan melalui jaringan usaha lokal, mitra carwash, serta platform digital.

Dari gulma menjadi berkah, Pertamina Patra Niaga dorong pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan eceng gondok (Dok. Humas Pertamina Patra Niaga)
Dari gulma menjadi berkah, Pertamina Patra Niaga dorong pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan eceng gondok (Dok. Humas Pertamina Patra Niaga)

Hingga 2025, omzet penjualan mencapai Rp50 juta dengan jangkauan pasar di Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Lahat.

Inovasi tersebut juga diperkenalkan dalam ajang Indonesia International Environmental Technology and Innovation Expo & Conference (INVIROTECH), pada 11-13 Juni 2026 lalu.

READ  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dampingi Perubahan Rusun 26 Ilir, dari Kawasan Rentan Jadi Ruang Tumbuh Anak

Yang mana sebagai contoh pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan lingkungan.

Beralih ke Jawa Tengah, Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Adi Sumarmo menjalankan program Ecobiz Cengklik sejak 2022 di Desa Sobokerto, Boyolali.

Program itu mengubah eceng gondok menjadi pupuk organik, pakan ternak, pakan ikan, dan biogas.

Program tersebut juga mendukung pertanian berkelanjutan melalui pembangunan sumur submersible tenaga surya untuk irigasi serta inovasi BERSIH (Bak Pencuci Sayur Higienis).

Dari gulma menjadi berkah, Pertamina Patra Niaga dorong pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan eceng gondok (Dok. Humas Pertamina Patra Niaga)
Dari gulma menjadi berkah, Pertamina Patra Niaga dorong pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan eceng gondok (Dok. Humas Pertamina Patra Niaga)

Hingga saat ini, Ecobiz Cengklik telah memberikan manfaat kepada 88 penerima manfaat langsung, membentuk satu kelompok tani baru, serta berkontribusi terhadap perbaikan kualitas lingkungan waduk.

READ  Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan

Keberhasilan program ini juga didukung oleh lahirnya berbagai local hero, yang menjadi penggerak perubahan di tingkat masyarakat. Salah satunya adalah Khoirul Huda.

Menurutnya, petani adalah ‘Penyangga Tatanan Negara Indonesia’ dan mereka berperan menjaga ketahanan pangan namun masih seringkali tersisihkan dan memiliki kehidupan tak layak.

Saat ini juga semakin berkurang yang memilih jadi petani. Saya bersama teman-teman ingin bahwa petani bisa sejahtera dan menjadi petani adalah pilihan,” ujar Khoirul.

Menurut Roberth, keberhasilan ERCC dan Ecobiz Cengklik selaras dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG).

Kedua program tersebut menunjukkan bagaimana inovasi sosial berbasis pemberdayaan masyarakat dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan.

Melalui ERCC dan Ecobiz Cengklik, kami melihat bagaimana masyarakat mampu menjadi aktor utama dalam menciptakan perubahan.

“Program-program ini membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan dapat berjalan beriringan. Inilah wujud komitmen Pertamina Patra Niaga untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan,” ucap Roberth.