3 Hari Semarak FESyar Sumatera 2026, Kuatkan Sinergi untuk Pertumbuhan Ekonomi Syariah Berkelanjutan

Berita, Palembang17 Dilihat

PALEMBANG, SEPUTARSUMATERA.COM – Rangkaian penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026 resmi berakhir pada Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari menghadirkan berbagai kegiatan edukasi, pemberdayaan, kompetisi, dan syiar ekonomi syariah di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel).

Mengusung tema ‘Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital’.

FESyar Sumatera 2026 menjadi momentum penguatan kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, Komite Daerah Ekonomi serta Keuangan Syariah (KDEKS).

Dan juga berbagai mitra strategis dalam mendorong ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai penanda berakhirnya rangkaian FESyar Sumatera 2026, masyarakat disuguhkan kegiatan ‘Syiar dan Senandung Kalbu’, bersama Opick, yang menghadirkan suasana religius dan penuh kebersamaan.

Penampilan tersebut menjadi simbol bahwa pengembangan ekonomi dan keuangan syariah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual, kepedulian sosial, dan keberkahan.

Di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah menjadi salah satu alternatif sumber pertumbuhan ekonomi yang memiliki potensi besar.

Melalui penguatan halal value chain, pemberdayaan UMKM dan pondok pesantren, optimalisasi zakat dan wakaf produktif, serta pengembangan keuangan syariah yang inklusif, ekonomi syariah diharapkan mampu memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah

READ  Program Makan Siang Gratis di Palembang, Pelajar Ingin Dapat Minuman Susu

FESyar Sumatera 2026 sendiri diselenggarakan pada 5–7 Juni 2026 di dua lokasi utama, yakni Palembang Icon Mall dan Palembang Sport and Convention Center (PSCC).

Mengusung tiga pilar utama, yaitu Sharia Fair, Sharia Education dan Sharia Economic Forum, FESyar menghadirkan berbagai kegiatan seperti Halal Mart, business matching, seminar, talkshow, workshop, kompetisi, pelatihan, sertifikasi hingga tabligh akbar yang melibatkan ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai provinsi di Sumatra.

Rangkaian FESyar diawali dengan Opening Ceremony pada Jumat (5/6/2026) di PSCC Palembang, yang dihadiri oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti dan Gubernur Sumsel Herman Deru.

Pada malam harinya, masyarakat turut mengikuti Tabligh Akbar bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritual dan membumikan ekonomi syariah di tengah masyarakat.

Selama pelaksanaan FESyar, berbagai kegiatan edukatif turut diselenggarakan sebagai bagian dari pilar Sharia Education, di antaranya Flagship Seminar Ekonomi dan Keuangan Syariah, Talkshow Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, serta Talkshow Optimalisasi Dana ZISWAF.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Syariah Indonesia, Badan Wakaf Indonesia, akademisi dan praktisi keuangan.

READ  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung UMKM Binaan Tampil di Airport Local Pride Festival

Hingga penerima manfaat program zakat dan wakaf produktif, guna memperkuat literasi dan mendorong implementasi ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari.

FESyar Sumatera 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan dan kompetisi, seperti Training of Trainers (ToT) bagi content creator, dai dan da’iyah, serta sertifikasi nazhir wakaf.

Berbagai kompetisi yang diselenggarakan, antara lain Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN), Modest Fashion Designer Competition, Kompetisi Konten Ekonomi Syariah dan Kompetisi Dakwah Ekonomi Syariah.

Serta Program Pemberdayaan Ekonomi Lembaga ZISWAF Unggulan dan Halal Chef Competition, menjadi wadah bagi generasi muda dan pelaku ekonomi syariah untuk terus berinovasi dan berkolaborasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Bambang Pramono berujar, FESyar merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bank Indonesia dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Event ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh 13 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di wilayah Sumatera. Dan menjadi wadah kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan ekonomi syariah,” ucapnya.

Berbagai program yang dihadirkan dalam FESyar, mulai dari penguatan UMKM halal, pemberdayaan pesantren, optimalisasi ZISWAF, hingga Gerakan Sadar Wakaf melalui FESyar Zawa Run Sumatera, merupakan bentuk nyata upaya bersama untuk memperluas manfaat ekonomi syariah bagi masyarakat.

READ  Dari Pekarangan ke Penghasilan, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga

Ia berharap semangat sinergi yang telah terbangun selama penyelenggaraan FESyar dapat terus berlanjut dan diwujudkan dalam berbagai program nyata di daerah.

Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Daerah Sumsel Basyaruddin Akhmad mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan FESyar Sumatera 2026 di Palembang.

Ditunjuknya Sumsel sebagai tuan rumah FESyar merupakan sebuah kehormatan, sekaligus bentuk kepercayaan atas komitmen daerah dalam mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Basyaruddin menilai, FESyar telah menjadi wadah yang efektif dalam meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah dan memperkenalkan produk halal unggulan daerah.

“FESyar diharapkan bisa memperkuat jejaring antar pelaku usaha, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah, regulator, akademisi, komunitas dan masyarakat,” katanya.

Ia berharap berbagai sinergi yang telah terbangun selama FESyar dapat terus dipertahankan dan dikembangkan guna mendukung pertumbuhan ekonomi Sumsel yang inklusif dan berkelanjutan.

“Berakhirnya FESyar Sumatera 2026 diharapkan menjadi awal dari semakin kuatnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas ekosistem halal serta meningkatkan kapasitas UMKM dan pondok pesantren,” katanya.

Dan juga mengoptimalkan pengelolaan zakat dan wakaf produktif, serta mendorong terwujudnya Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan FESyar Regional Sumatera 2026 dapat diperoleh melalui akun Instagram @bank_indonesia_sumsel.