PANGKALPINANG, SEPUTARSUMATERA.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Depati Amir menyelenggarakan Pelatihan Strategi Pemasaran Digital bertema Content Branding and Copywriting di Kantor Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah, pada Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 35 peserta yang terdiri dari anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Air Mesu Lestari, Kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Dodol Durian, Kelompok UMKM Keripik Pepaya, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mitra Sejahtera, dan Karang Taruna Desa Air Mesu.
Pelatihan itu merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) DURI MAS (Durian Mesu Andalan Sejahtera) yang bertujuan memperkuat hilirisasi produk durian, pengembangan UMKM lokal, serta promosi agrowisata Desa Air Mesu.
Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali keterampilan membangun identitas produk, menyusun strategi promosi, dan memanfaatkan platform digital untuk memperluas akses pasar.
Materi pertama disampaikan oleh Head Operation I HSSE and GA AFT Depati Amir, Nadiya Puspita Sari, yang membahas pentingnya branding sebagai fondasi pemasaran produk maupun destinasi wisata.
“Di era digital saat ini, produk yang memiliki cerita dan identitas yang kuat akan lebih mudah dikenali dan diingat oleh masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan membangun branding menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan daya saing produk lokal maupun destinasi wisata desa,” kata Nadiya.
Materi berikutnya disampaikan oleh Content Creator Bangka Belitung, Yuda Saputra. Peserta mendapatkan wawasan mengenai teknik pembuatan konten digital, pengambilan foto dan video untuk media sosial, serta penulisan copywriting dan caption yang menarik. Selain itu, peserta juga melakukan praktik langsung membuat konsep video promosi dan materi pemasaran digital.
Salah satu peserta dari Kelompok UMKM Dodol Durian, Chesy, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru terkait pemasaran digital.
“Sebelumnya kami hanya mempromosikan produk secara sederhana. Setelah mengikuti pelatihan ini, kami jadi lebih memahami cara membuat konten dan menulis caption yang menarik. Semoga ilmu ini dapat membantu meningkatkan penjualan produk kami.” ungkap Chesy.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi berkata, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat kapasitas masyarakat binaan, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
“Melalui pelatihan strategi pemasaran digital ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk memperluas pemasaran produk UMKM maupun promosi destinasi wisata desa. Penguatan kapasitas masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” ucap Rusminto.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program TJSL perusahaan dan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur), Tujuan 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).







